SERUPA KRISTUS : Menjadi
Murid-Nya
Baca : Matius 16 : 21 - 28
"Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal
dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku." Matius 16:24
Ada tiga perkara yang harus kita lakukan supaya kita layak disebut sebagai
murid Yesus. Di antaranya adalah: menyangkal diri, berarti
mehyangkal keinginan daging kita: ego, ambisi, pikiran, perasaan dan
kehendak diri sendiri, lalu bertekad melakukan apa yang Tuhan Yesus
kehendaki. "Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam
Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup." (1
Yohanes 2:6). Pada saat kita berkomitmen untuk menjadi murid Yesus kita
sedang belajar untuk berpikir, berperasaan, dan berkehendak seperti Tuhan
Yesus (baca Filipi 2:5).
Namun banyak orang Kristen yang sulit sekali menyangkal diri. Contoh
simpelnya dalam hal berdoa dan membaca Alkitab. Seringkali kita malas
melakukan, atau kita kerjakan sambil lalu saja termasuk dalam hal melayani
Tuhan, di mana kita menunjukkan sikap ogah-ogahan dan tak bersemangat dengan
berbagai alasan: capai, lembur kerja, tidak punya talenta dan sebagainya.
Memikul salib berarti mau menderita
bagi Kristus. "Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja
untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderitauntuk
Dia," (Filipi 1:29). Menderita bisa
berupa perlakuan tidak adil, dibenci, dikucilkan, diintimidasi oleh orang lain
karena status kita sebagai pengikut Kristus. "Sebab adalah
kasih karunia, jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung
penderitaan yang tidak harus ia tanggung...Tetapi jika kamu berbuat baik dan
karena itu kamu harus menderita, maka itu adalah kasih karunia pada Allah.
Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun telah menderita untuk kamu
dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya."
(1 Petrus 2:19-21).
Mengikut Yesus artinya taat melakukan firman
Tuhan. "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar
adalah murid-Ku." (Yohanes 8:31). Saat kita taat melakukan
firmanNya kita sedang melangkah menuju standar seperti Yesus. "Sebab
semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari
semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya," (Roma
8:29).
"Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, tetapi barangsiapa yang
telah tamat pelajarannya akan sama dengan gurunya." Lukas 6:40
ni bru btul..
BalasHapushehe, bantu share ajah bang revo ..
Hapus